Divpropam Dalami Motif Kombes B Berburu di Ujung Kulon

JawaPos.com – Mabes Polri membenarkan adanya oknum perwira polisi berinisial B yang ditangkap saat berburu rusa di Taman Nasional Ujung Kulon, Banten. Oknum berpangkat Kombes itu diamankan bersama delapan pemburu lainnya.

“Ada delapan orang yang diamankan, diserahkan oleh Polda, dan memang ada satu oknum dari kita,” ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Divhumas Polri Kombes Pol Syahar Diantono di kantornya, Jakarta, Selasa (4/12).

Dia menuturkan, dari hasil pemeriksaan, tiga orang masih berstatus saksi. Lalu, empat orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Yakni, H, yang melakukan penembakan ke satwa, HH dan AB selaku mengangkut hasil buruan, dan MI yang perannya memotong dan menguliti hasil buruan.

Sementara Kombes B juga berstatus terperiksa dan sudah diserahkan Polda Banten ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri. Dari sana akan diketahui peran yang bersangkutan hingga diamankan petugas.

“Masih didalami (perannya) proses pemeriksaan antara Divpropam Polda Banten dan Divpropam sini (Mabes Polri),” katanya.

Sehari-hari memang diakui Syahar, Kombes B bekerja di Mabes Polri. Karenanya, akan diselidiki mengapa Kombes B bisa melakukan perburuan di TN Ujung Kulon. “Tapi bagaimana beliau bisa ke sana, sedang didalami. Kita lihat hasil pemeriksaan,” tegasnya.

Sejauh ini diketahui bahwa senjata yang digunakan dalam perburuan dipastikan bukan dari Polri.

Sebelumnya, perwira polisi inisial B berpangkat Kombes turut ditangkap petugas dalam penangkapan 8 pemburu rusa di Taman Nasional Ujung Kulon, Banten. Kabarnya, oknum tersebut sempat menunjukan pistol dan kartu identitas kepolisian. 

Adapun dari hasil penyergapan tersebut, turut diamankan empat buah box. Tiga buah box berisi satwa liar dan satu box diduga berisi senjata.

(dna/JPC)