KPK Luncurkan Buku Panduan Pencegahan Korupsi untuk Dunia Usaha

JawaPos.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meluncurkan buku berjudul ‘Panduan Pencegahan Korupsi untuk Dunia Usaha’. Wakil Ketua KPK Laode M Syarief mengatakan, pentingnya buku tersebut diluncurkan karena dunia usaha atau korporasi sekarang ini banyak digunakan untuk menyembunyikan hasil korupsi.

“Banyak sekali korporasi itu digunakan untuk menyembunyikan hasil korupsi,” ucapnya saat peluncuran buku, di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (5/12).

Sebagai contoh kata Syarief, yakni dua terpidana korupsi yang diduga menggunakan korporasi untuk menyembunyikan hasil korupsinya. Keduanya ialah Nazaruddin dan Akil Mochtar.

“Contoh Nazaruddin itu dibuat 38 korporasi untuk menyembunyikan kasus korupsinya. Akil Mochtar dia juga banyak menyembunyikannya dalam bentuk perusahaan yang aneh,” ungkapnya.

Atas banyak korporasi yang digunakan sebagai alat untuk menampung duit hasil korupsi, KPK telah melakukan penindakan terhadap 5 korporsi . Dari 5 perusahaan tersebut, 1 di antaranya sudah memasuki tahap penuntutan.

“Kita sudah lakukan penindakan korporasi dalam perkara korupsi, sekarang ada 5 dan 1 masuk tahap penuntutan,” kata Syarief.

Selain di Indonesia, menurut Syarief, di negara-negara lain sudah ada juga korporasi yang ditetapkan sebagai tersangka korupsi. Salah satunya yakni perusahaan mobil ternama Rolls Royce yang ditetapkan tersangka oleh otoritas antikorupsi Inggris.

“Saya contohkan juga SFO (KPK) Inggris menetapkan tersangka Rolls Royce. Terus dilihat panduan korupsi Rolls Royce lengkap, tapi kelakukan belum tentu sama,” tambah dia.

Oleh karena itu, dia berharap dengan buku tersebut perusahan-perusahaan nantinya tidak lagi masuk dalam lingkaran tindak pidana korupsi. 

“Panduan ini tidak hanya diambil alih sebagai program pencegahan tapi juga dilaksanakan juga,” pungkasnya. 

(ipp/JPC)