Penemuan Mayat di Selat Malaka, Polisi Buru Tekong Berinisial A

JawaPos.com РPerekrut tenaga kerja alias tekong berinisial A tengah diburu aparat Kepolisian. Hal itu dilakukan dalam rangka penyidikan penemuan mayat di Selat Malaka, Bengkalis beberapa waktu lalu. 

“Dari hasil pemeriksaan muncul info ada salah satu seseorang inisial A, ini yang diduga tekong, penyidik melalui LO (liaison officer) mencari tahu alamat A ini,” ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Syahar Diantono, di kantornya, Kamis (6/12).

Dalam pencarian tekong ini, Polri katanya sudah bekerja sama dengan Polis Diraja Malaysia (PDRM). Sejauh ini, total sudah 11 mayat yang ditemukan. Sebanyak 10 jenazah di antaranya dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Riau. Sedangkan satu jenazah sudah dimakamkan di Kota Dumai.

Namun hingga kini, belum diketahui apakah mereka merupakan tenaga kerja ilegal atau terafiliasi dengan petrkrutan tenaga kerja ilegal.
“Kalau hasil pemeriksaaan keluarga kita belum bisa pastikan TKI ilegal atau tidak, kepastian kalau kita sudah bisa memeriksa mister A apa terkait TKI ilegal atau tidak,” jelas Syahar.

Sementara itu, Kepala Sub Bidang Pelayanan Medis Kedokteran Kepolisian RS Bhayangkara Polda Riau Kompol Supriyanto menuturkan, total sudah 10 jasad yang diotopsi tim DVI RS Bhayangkara Polda Riau. Rinciannya, 4 jenazah perempuan dewasa dan 6 jenazah laki-laki dewasa. Dari jumlah tersebut, 3 jenazah berhasil diidentifikasi.

Adalah Ujang Chaniago, 48, yang dibawa ke Padang dan Mimi Dewi, 32, dibawa ke Painan. Satu jenazah lagi yaitu Marian Suhadi, 24, dibawa ke Langkat, Sumatera Utara. “Semua jenazah ini teridentifikasi melalui data medis dan data propertis mereka,” ungkapnya.

(dna/JPC)