Tambang Runtuh di Tiongkok Tewaskan 21 Orang

Pekerja menyortir batu bara di sebuah tambang di Datong, Tiongkok, 20 November 2015. (Foto: AFP/GREG BAKER)

Shaanxi: Sedikitnya 21 pekerja tewas saat tambang batu bara tempat mereka bekerja di Tiongkok utara runtuh. Sebanyak 66 pekerja berhasil diselamatkan dari tambang, yang berlokasi di kota Shenmu, provinsi Shaanxi, pada Sabtu 12 Januari.

Menurut laporan kantor berita Xinhua, seperti dikutip oleh BBC, Minggu 13 Januari 2019, penyebab runtuhnya tambang masih diselidiki. Tambang bernama Lijiagou itu dioperasikan perusahaan Baiji Mining Company.

Kecelakaan tambang adalah hal yang biasa terjadi di Tiongkok. Kecelakaan terus terjadi meski pemerintah berusaha meningkatkan standar keamanan bagi para pekerja.

Oktober tahun lalu, 21 pekerja tambang tewas saat sebuah batu besar memblokade lorong di tempat kerja mereka di provinsi Shandong.

Menurut data terbaru dari Badan Keselamatan Tambang Batu Bara Nasional Tiongkok, terdapat 375 kematian terkait kecelakaan tambang batu bara pada 2017. Jumlah tersebut turun sekitar 28 persen dari tahun sebelumnya.

Dalam pernyataan pada Januari tahun lalu, badan keselamatan itu mengatakan “kondisi keselamatan di sektor tambang batu bara masih mengkhawatirkan” meski sudah dilakukan sejumlah perbaikan.

(WIL)