Terbitkan DPO, Polisi Buru Napi Lapas Banda Aceh yang Kabur

JawaPos.com – Polda Aceh sudah menerbitkan daftar pencarian orang (DPO) terhadap narapidana yang lari dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Lambaro, Banda Aceh. Sejauh ini, dari toral 113, baru 35 warga binaan yang berhasil diamankan.

“Hari ini DPO sudah dikeluarkan,” ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Syahar Diantono di kantornya, Kebayoran Baru, Jakarta, Senin (3/12).

DPO tersebut kini telah disebarkan ke seluruh Polres dan Polda penyangga. “Kalau diterima Polda, Polres di luar Polda Aceh, pasti membantu paling tidak berikan informasi. Atau bisa dilakukan penangkapan (kepada DPO),” tuturnya.

Sementara hari ini juga, Polda Aceh juga melakukan pemeriksaan secara intensif kepada 35 napi yang berhasil ditangkap guna mendalami penyebab mereka kabur. Namun yang pasti, enam orang provokator dari kaburnya 113 napi ini merupakan terpidana dengan hukuman berat.

“Provokator ini (hukumannya) tinggi-tinggi, seumur hidup, (kasus) pembunuhan, narkoba. Setelah pemeriksaan kita ketahui motif sebenarnya,” tutur Syahar.

Tak kemungkinan para napi terkhusus provokator tersebut diperberat hukumannya karena telah kabur dari Lapas Memerano. “Selama ditemukan dan ada unsur pidana pasti diproses,” tukas Syahar.

Sebelumnya, sebanyak 113 napi di Lapas Kelas II A Lambaro, Banda Aceh kabur pada Kamis malam, (29/11). Kaburnya para napi itu bermula ketika mereka hendak melaksanakan salat maghrib sekitar pukul 18.30 WIB. Tiba-tiba, sekumpulan warga binaan yang berada di bagian kanan lapas mendobrak pagar jaring besi dan berhasil kabur. 

(dna/JPC)